Impian Masyarakat Untuk Andi Harun – Rusmadi

Ditulis oleh Asia Muhidin, S.Pd ( 14.03.2021 )

telisiktuntas.com – Kota Samarinda saat ini memliki seorang pemimpin yang baru, Walikota terpilih, Andi Harun dan wakil walikota Rusmadi. Diharapkan akan dapat merubah warna kota Samarinda dari berbagai asfek pembangunan, dan tentunya bagi masyarakat arus bawah atau masyarakat pinggiran.

Yang terutama sekali yang harus dilakukan bapak Andi harus adalah melakukan reformasi sistim penyelenggaraan birokrasi internal , yang terlebih dahulu mencermati apakah ada fenomena feodalisme dalam ruang lingkup pemkot Samarinda, jika ada maka hal tersebut lah terlebih dahulu di musnahkan.

Feodalisme tumbuh akibat sebuah sikap pemimpin yang haus akan kehormatan dan senatiasa merasa paling benar, serta akan di tunjang oleh banyak nya para penjilat yang rakus sehingga menciptakan sebuah sistem didalam penyelenggaraan pemerintahan dengan istilah ‘bapakisme’ dalam rangkaian  pengambilan keputusan. Sebuah Etos kerja yang lebih berorientasikan feodalisme atau  ABS (Asal Bapak Senang), adalah sistim yang buruk dalam penyelenggaraan managemen pemerintahan.

Beberapa faktor penyebab terjadinya carut-marut dalam penyelenggaraan  sistem politik dan ekonomi adalah akibat pola ditumbuhkannya feodalisme yang akhirnya menjadikan  penuh  nuasa KKN. Feodal sangat jauh sekali pengertiannya  dengan etos kerja. Sistem kepemimpinan  birokrasi pemerintahan harus lebih pada kepemimpinan transformasional bukan besifat feodalistik

Kami percaya Bapak Andi Harun sangat jauh sekali dari ciri-ciri seorang pemimpin yang feodal atau menciptakan feodalisme dalam pemerintahan kota Samarinda, tentunya untuk menunjukan hal tersebut Andi Harun harus bersifat lebih terbuka dan komunikafit yang bersifat dua arah, agar hubungan dialogis- parsifatif tidak mati.  menerima  atas saran dan kritik-kritik dari masyarakat atau kelompok-kelompok di ada ditengah masyarakat kota Samarinda.

Tolak ukur keberhasilan  pemimpin pemerintahan adalah bagaimana seorang  pemimpin pemerintahan harus rendah hati,  sangat aspiratif terhadap asirasi masyarakatnya yang hidup dan berkembang, mampu  memberikan pelayan publik yang baik ,menjadi pengayom buat masyarakat nya. Pemerintahan harus lebih mendahulukan pembangunan ekonomi masyarakat arus bawah ( UMKM ), mendahulukan pembangunan infrastruktur yang terkait pada kebutuhan masyarakat secara baik dan benar dan tepat sasaran, seperti permasalahan air bersih dan sehat,  drainase lingkungan, sarana dan prasarana pendidikan, sarana dan prasarana kesehatan,  rumah ibadah, mengangkat seni dan budaya lokal,  dll sangat dibutuhkan oleh masyarakat, yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Pemimpin Pemerintahan yang baik  bukan hanya pada rehap total atau rehap rutin bangunan – bangunan kantor pemerintahan.

Keberhasilan seorang pemimpin daerah akan ditentukan oleh dukungan masyarakat luas  yang dipimpin nya, bukan oleh kelompok parpol atau kelompok perkumpulan masyarakat

 

Hal yang sangat terpenting sekali adalah Bapak Andi harus dan Bapak Rusmadi harus mampu menciptakan good and Clean Governance, sampai pada pemerintahan keluarahan / desa. Menciftakan sebuah sistem pemerintahan yang baik agar tidak ternodai  oleh tangan-tangan tikus yang kotor, dan rakus   dari segala bentuk penyelewengan, baik dalam nominal kecil maupun besar,  baik yang terstruktur maupun tidak.

Sesungguhnya rakyat sudah begitu jenuh dari waktu kewaktu kasus tindak kejahatan korupsi kian terus terjadi dari pemerintahan pusat sampai pada pemerintahan desa, sebagian besar dari kasus korupsi tersebut adalah dari “ Pengadaan Barang dan Jasa “.

Jika di Pemerintahan  Kota Samarinda bersih dari fenomena feodalisme dan tercipta good and Clean Governance,  maka inilah impian masyarakat luas adanya  sebuah pemerintahan yang bersih  dan kuat